Tren Bisnis Kuliner Setelah Lebaran: Peluang dan Jenis Makanan yang Laris di Pasaran
![]() |
suasana pasar kuliner setelah Lebaran dengan berbagai jajanan dan minuman kekinian |
Setelah momen Lebaran Idul Fitri berlalu, tren bisnis kuliner biasanya akan mengalami pergeseran yang menarik. Banyak pelaku usaha mulai mencari peluang baru untuk mengembangkan bisnis mereka dengan menjual makanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pasca-Lebaran.
Dalam artikel ini, kita akan membahas jenis kuliner yang biasanya menjadi tren setelah Lebaran, faktor penyebabnya, serta peluang yang bisa dimanfaatkan.
Mengapa Bisnis Kuliner Setelah Lebaran Sangat Menjanjikan?
Lebaran adalah momen di mana masyarakat cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, terutama hidangan khas seperti ketupat, rendang, opor ayam, dan aneka kue kering.
Setelah itu, terjadi perubahan pola konsumsi yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha kuliner. Berikut adalah beberapa faktor utama yang mendorong tren bisnis kuliner setelah Lebaran:
![]() |
suasana bisnis setelah lebaran yang ramai |
#1. Perubahan Pola Makan
Setelah mengonsumsi makanan berlemak dan bersantan selama Lebaran, banyak orang mulai mencari makanan yang lebih sehat, ringan, dan segar. Ini menciptakan peluang bagi bisnis kuliner yang menawarkan menu sehat seperti salad, jus detox, dan makanan berbasis plant-based.
#2. Permintaan Snack dan Jajanan Kekinian
Setelah Lebaran, banyak orang mulai kembali ke aktivitas harian mereka, baik bekerja maupun bersekolah. Snack dan jajanan ringan menjadi favorit untuk menemani aktivitas sehari-hari. Produk seperti keripik, kue basah, dan camilan berbasis tepung mulai banyak dicari.
#3. Bisnis Oleh-Oleh dan Hampers Pasca Lebaran
Meskipun Lebaran telah usai, tradisi saling memberi oleh-oleh tetap berjalan. Oleh karena itu, bisnis hampers makanan ringan dan snack kekinian masih memiliki pasar yang luas.
#4. Tren Diet dan Pola Hidup Sehat
Banyak orang ingin kembali ke pola hidup sehat setelah menyantap hidangan berat saat Lebaran. Oleh sebab itu, makanan sehat seperti makanan rendah kalori, infused water, dan makanan organik mulai populer.
#5. Maraknya Kuliner Viral di Media Sosial
Media sosial selalu mempengaruhi tren kuliner. Setelah Lebaran, banyak kuliner viral yang menjadi daya tarik bagi pembeli. Jajanan dan minuman dengan konsep unik dan tampilan menarik sering kali laku keras.
Jenis Makanan dan Minuman yang Tren Setelah Lebaran
Melihat peluang yang ada, berikut adalah beberapa kategori makanan dan minuman yang biasanya menjadi tren bisnis kuliner setelah Lebaran:
#1. Makanan Sehat dan Diet
- Salad sayur dan buah
- Smoothie bowl
- Nasi merah dengan lauk rendah kalori
- Oatmeal dan granola
- Infused water dan cold-pressed juice
#2. Jualan Snack dan Jajanan Viral
- Keripik pedas aneka rasa
- Basreng (bakso goreng)
- Cireng isi dengan berbagai varian
- Donat mochi dan croffle
- Dessert box dengan topping premium
#3. Makanan Tradisional dengan Inovasi Modern
- Klepon lumer
- Kue cubit dengan topping unik
- Pisang nugget dengan saus premium
- Es cendol kekinian dengan topping boba
#4. Minuman Kekinian dan Segar
- Es kopi susu dengan berbagai varian
- Thai tea dan matcha latte
- Bubble tea dengan topping premium
- Susu kurma sebagai alternatif sehat
- Es buah dan sop buah dengan tampilan menarik
#5. Bisnis Frozen Food
- Pempek beku
- Risoles dan pastel frozen
- Dim sum dan siomay frozen
- Nugget homemade
- Martabak mini frozen
Strategi Sukses Memulai Bisnis Kuliner Pasca Lebaran
Jika Anda tertarik untuk memulai bisnis kuliner setelah Lebaran, berikut adalah beberapa strategi yang bisa Anda terapkan:
#1. Riset Pasar dan Tren
Sebelum memulai, lakukan riset tren kuliner terbaru. Gunakan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube untuk mengetahui makanan atau minuman apa yang sedang viral.
#2. Gunakan Media Sosial untuk Pemasaran
Promosi melalui Instagram Reels, TikTok, dan Facebook Marketplace sangat efektif dalam meningkatkan penjualan. Gunakan foto dan video berkualitas tinggi untuk menarik pelanggan.
#3. Tawarkan Produk yang Unik dan Berkualitas
Berikan inovasi pada produk yang Anda jual, seperti rasa unik, kemasan menarik, atau konsep baru yang belum banyak dijual di pasaran.
#4. Optimalkan Layanan Delivery dan Online Order
Daftarkan bisnis Anda di platform online seperti GoFood, GrabFood, ShopeeFood dan MaximFood untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
#5. Manfaatkan Testimoni dan Ulasan Pelanggan
Mintalah pelanggan memberikan ulasan positif di media sosial dan marketplace. Testimoni yang baik dapat meningkatkan kepercayaan dan menarik lebih banyak pembeli.
#6. Berikan Promo dan Diskon Menarik
Di awal peluncuran bisnis, berikan promo seperti buy 1 get 1, diskon khusus untuk pembelian pertama, atau gratis ongkir untuk meningkatkan minat pembeli.
Kesimpulan
Bisnis kuliner setelah Lebaran memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Perubahan pola makan, meningkatnya permintaan snack dan jajanan viral, serta tren gaya hidup sehat menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan bisnis ini.
Dengan memilih produk yang tepat, memanfaatkan pemasaran digital, dan memberikan pelayanan terbaik, Anda bisa meraih kesuksesan dalam bisnis kuliner pasca-Lebaran.
Apakah Anda sudah siap memulai bisnis kuliner setelah Lebaran?
Pilih produk yang sesuai dengan minat pasar dan segera jalankan strategi bisnis yang tepat untuk meraih kesuksesan!