Kuliner Indonesia Laris Pasca Ramadan, Resep Nusantara Favorit
Martani Kuliner - Kuliner Laris Pasca Ramadan: Kelezatan yang Selalu Dinanti. Saat artikel ini dipublikasikan, bulan Ramadan 1446H/2025M tersisa tinggal 10 hari terakhir dan akan segera usai.
Biasanya, nanti setelah umat Muslim di seluruh Indonesia telah menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh, maka kemudian saatnya kembali ke rutinitas dengan semangat baru.
Dari sekian banyak rutinitas, ada satu hal yang selalu menjadi incaran setelah bulan Ramadan berakhir: kuliner yang melegakan rindu! Apa saja itu? Bagi banyak orang, momen setelah Ramadan adalah kesempatan untuk kembali menikmati makanan favorit yang mungkin tidak bisa disantap saat berpuasa.
Tak heran jika beberapa jenis kuliner langsung diburu dan menjadi primadona di berbagai tempat makan. Nah, apa saja kuliner khas Indonesia yang selalu laku keras setelah Ramadan? Mari kita bahas beberapa diantaranya di artikel ini.
1. Soto: Kuah Hangat yang Mengobati Kerinduan
Saat Ramadan, banyak orang lebih memilih makanan ringan atau makanan manis saat sahur dan berbuka. Maka setelah Ramadan, hidangan berkuah seperti soto menjadi primadona.
Soto Betawi dengan kuah santannya yang gurih, Soto Lamongan yang kaya koya, hingga Soto Medan yang khas dengan taburan emping, semuanya mendadak ramai peminat.
Tidak sedikit warung soto yang kembali ramai setelah sebulan puasa, terutama di pagi atau siang hari. Rasa kuah hangat dan bumbu rempah yang meresap terasa begitu memanjakan lidah.
Tak heran jika kuliner ini menjadi salah satu makanan khas Indonesia yang paling dicari setelah Ramadan.
2. Bakso dan Mie Ayam: Kangen yang Tak Tertahankan
Setelah sebulan penuh dengan takjil dan makanan berbuka yang cenderung manis atau ringan, banyak orang merindukan sensasi menyantap semangkuk bakso panas atau mie ayam yang gurih.
Bakso dengan kuah kaldu sapi yang kuat, ditambah dengan sambal dan kecap, menjadi hidangan yang sempurna untuk menghangatkan perut setelah lebaran.
Begitu juga dengan mie ayam. Tekstur mie kenyal, potongan ayam berbumbu, dan kuah kaldu yang gurih menjadi kombinasi sempurna yang banyak dirindukan.
Tak heran jika penjual bakso dan mie ayam mengalami lonjakan pelanggan setelah Ramadan berakhir.
3. Nasi Padang: Kembali ke Rasa Khas Nusantara
Siapa yang tidak rindu dengan nasi Padang setelah Ramadan? Hidangan kaya bumbu ini selalu menjadi favorit banyak orang.
Rendang yang empuk, gulai ayam yang kaya rempah, sambal ijo yang pedas segar, semuanya menjadi alasan mengapa rumah makan Padang selalu penuh setelah bulan puasa.
Banyak orang yang merasa setelah sebulan menahan diri dari makanan bersantan dan berbumbu pekat, mereka ingin segera memanjakan lidah mereka dengan sepiring nasi Padang lengkap.
Bahkan, ada yang langsung memesan porsi besar seolah ingin membayar "hutang" rasa setelah Ramadan!
4. Seafood: Mewah, Lezat, dan Menggoda
Bagi pecinta seafood, Ramadan sering kali membatasi kesempatan untuk menikmati hidangan laut yang kaya rasa.
Pasca lebaran, restoran seafood kembali ramai dikunjungi oleh mereka yang rindu dengan kepiting saus padang, cumi goreng tepung, atau ikan bakar sambal dabu-dabu.
Makan seafood bersama keluarga setelah Ramadan juga menjadi momen spesial. Selain rasanya yang lezat, menyantap hidangan laut bersama-sama memberikan kebersamaan yang lebih erat, terutama setelah melewati Ramadan yang penuh makna.
5. Jajanan Pasar: Makanan Tradisional yang Selalu Dicari
Setelah Ramadan, bukan hanya makanan berat yang dicari, tetapi juga jajanan pasar yang khas dengan cita rasa tradisional.
Kue lapis, lemper, onde-onde, klepon, dan aneka kue basah lainnya menjadi incaran banyak orang yang ingin kembali menikmati kelezatan makanan khas Indonesia.
Banyak orang yang menjadikan jajanan pasar sebagai camilan sehari-hari atau suguhan saat silaturahmi masih berlangsung di minggu-minggu setelah lebaran.
Pasar tradisional hingga toko-toko kue ramai dengan pembeli yang ingin mengobati rindu akan jajanan khas Nusantara ini.
6. Pecel dan Gado-Gado: Kesegaran yang Dinanti
Setelah menikmati banyak makanan berat saat lebaran, sebagian orang mulai mencari makanan yang lebih ringan dan segar. Pecel dan gado-gado menjadi pilihan favorit.
Sayuran segar yang berpadu dengan bumbu kacang khas memberikan rasa yang unik dan menyehatkan.
Selain itu, hidangan ini sering kali menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mengembalikan pola makan sehat setelah sebulan penuh dengan aneka makanan manis dan bersantan. Tidak heran jika banyak warung pecel dan gado-gado yang kembali ramai setelah Ramadan.
7. Sate: Aroma yang Menggoda
Tidak ada yang bisa menolak aroma sate yang sedang dibakar. Setelah Ramadan, banyak orang yang langsung mencari sate ayam, sate kambing, atau sate Padang untuk memuaskan selera mereka.
Proses pembakaran yang memberikan aroma khas dan rasa yang gurih membuat sate menjadi salah satu makanan yang selalu dicari pasca Ramadan.
Apalagi bagi mereka yang tidak sempat menikmati sate saat bulan puasa, karena lebih memilih makanan yang lebih praktis untuk berbuka. Kini, saatnya menikmati tusukan daging yang empuk dengan bumbu kacang atau kecap yang menggoda.
8. Snack Khas Indonesia: Camilan Renyah yang Dicari
Selain makanan berat, banyak orang yang mencari makanan ringan untuk camilan atau snack khas Indonesia setelah Ramadan. Beberapa snack yang selalu laris di antaranya:
- Keripik Tempe: Renyah, gurih, dan khas dengan cita rasa tradisional.
- Emping Melinjo: Pahit khas yang bikin ketagihan, cocok sebagai teman makan nasi atau camilan.
- Rengginang: Camilan gurih yang garing dengan rasa original atau berbumbu.
- Kue Biji Ketapang: Manis, renyah, dan pas untuk dinikmati bersama kopi atau teh.
Anda tidak perlu repot mencari ke pasar atau toko oleh-oleh, cukup pesan dari rumah dan camilan favorit bisa langsung diantar ke rumah Anda.
Penutup: Kuliner Pasca Ramadan, Lebih dari Sekadar Makanan
Bagi banyak orang, menikmati makanan setelah Ramadan bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga mengobati rindu akan cita rasa yang sempat terbatasi selama sebulan.
Mulai dari soto yang hangat, nasi Padang yang kaya rempah, hingga jajanan pasar yang manis dan legit, semuanya menjadi bagian dari tradisi kuliner Indonesia yang selalu dinanti.
Bagi para pelaku usaha kuliner, ini juga menjadi momen untuk kembali meraih pelanggan setia. Menawarkan menu khas yang selalu dirindukan bisa menjadi strategi yang tepat untuk menarik lebih banyak pelanggan pasca Ramadan.
Jadi, apakah Anda sudah siap menikmati kuliner favorit Anda setelah Ramadan? Atau mungkin Anda punya makanan khas Indonesia yang selalu Anda cari setelah lebaran? Silakan bagikan pengalaman Anda di kolom komentar agar semua orang tahu.